Jumat, 28 April 2017

Amalan-Amalan Pada Bulan Sya’ban

Oleh: Abu ‘Abdirrahman Muhammad Rifqi    

 

‘Aisyah berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ

“Rasulullah biasa berpuasa sampai kami mengatakan beliau tidak berbuka dan beliau berbuka sampai kami katakan beliau tidak berpuasa. Aku sama sekali tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa secara sempurna dalam sebulan kecuali pada bulan Ramadhan dan aku juga tidak pernah melihat beliau paling banyak berpuasa (dalam sebulan) dari berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. al-Bukhari no. 1833 dan Muslim no. 1956)

 

Para pembaca yang berbahagia.

Bulan Sya’ban merupakan bulan kedelapan dalam penanggalan hijriyah. Kalau ada yang bertanya mengapa bulan ini dinamakan dengan “Sya’ban”?

Al-Imam Sirajuddin Ibnul Mulaqqin asy-Syafi’i dalam kitab “at-Taudhih” juz 13 halaman 445 menukilkan ucapan Ibnu Duraid bahwa bulan ini dinamakan dengan “Sya’ban” (berpencar) karena berpencarnya orang-orang Arab pagan (para penyembah berhala) dahulu, yaitu mereka berpencar dan berpisah pada bulan ini untuk mencari air.

Dan ada yang mengatakan karena pada bulan tersebut orang-orang Arab berpencar dalam penyerangan dan penyerbuan. Ada pula yang mengatakan “Sya’ban” juga berarti nampak atau lahir karena bulan ini nampak atau lahir diantara bulan Ramadhan dan Rajab.

 

Amalan Bulan Sya’ban Yang Disyariatkan

Adapun amalan yang disyariatkan pada bulan Sya’ban adalah banyak melakukan puasa pada bulan tersebut sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah dalam hadits diatas. Dan masih banyak hadits lain yang menerangkan tentang amalan puasa Sya’ban.

Namun yang perlu kita ingat dalam hal ini adalah tidak boleh mengkhususkan untuk berpuasa pada hari-hari tertentu di bulan Sya’ban apakah di awal bulan, pertengahan bulan (Nishfu Sya’ban) atau akhir bulan, dikarenakan Rasulullah sendiri tidak pernah mengkhususkannya.

Mengapa Rasulullah tidak menyempurnakan puasa satu bulan penuh pada bulan Sya’ban?

Al-Imam Sirajuddin Ibnul Mulaqqin asy-Syafi’i menjawab, “Yaitu agar jangan sampai orang menyangka bahwasanya puasa (pada bulan) tersebut hukumnya adalah wajib.” (at-Taudhih, juz 13, hlm. 443)

 

Hikmah Puasa Sya’ban

Para ulama telah berbeda pendapat di dalam menguraikan hikmah dari banyaknya puasa Rasulullah pada bulan Sya’ban, diantaranya adalah sebagai berikut:

Ada yang mengatakan karena Rasulullah sering melakukan safar (bepergian) atau keperluan lainnya sehingga terhalang dari melakukan puasa sunnah 3 hari tiap bulannya, maka beliau menggabungkan jumlah puasa sunnah 3 hari tiap bulan yang ditinggalkan dan ditunaikannya pada bulan Sya’ban.Karena dalam rangka mengagungkan bulan Ramadhan.Istri-istri beliau mengqadha (membayar) puasa yang ditinggalkan pada bulan Ramadhan sebelumnya pada bulan Sya’ban maka beliau pun ikut menemani puasa bersama mereka.Karena bulan Sya’ban adalah bulan yang dilalaikan oleh manusia. Padahal dalam bulan tersebut terdapat suatu keutamaan yaitu amalan-amalan yang dilakukan pada bulan tersebut akan diangkat kepada Allah. Dan Rasulullah ingin agar amalannya diangkat dalam keadaan sedang berpuasa.

Al-Imam asy-Syaukani menyebutkan dalam kitab “Nailul Authar” juz 4 halaman 331 bahwa hikmah yang lebih tepat dalam hal ini adalah karena bulan Sya’ban adalah bulan yang dilalaikan oleh manusia sebagaimana disebutkan dalam hadits Usamah ketika bertanya kepada Rasulullah. Sahabat Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah:

يَا رَسُولَ اللهِ لِمَ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنَ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَان قَالَ ذَلِكَ شَهْرُ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرفَعُ فِيهِ الأَعْمَالُ إِلىَ رَبِّ العَالميَنَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

“Wahai Rasulullah, aku melihat engkau lebih banyak melakukan puasa (sunnah) pada bulan Sya’ban dibandingkan bulan-bulan lainnya. Rasulullah bersabda: ‘Itulah bulan yang manusia lalai darinya yaitu bulan antara bulan Rajab dengan Ramadhan, dan itu adalah bulan dimana di dalamnya amalan-amalan diangkat kepada Rabbul ‘Alamin. Dan aku ingin amalanku diangkat dalam keadaan aku sedang berpuasa.” (HR. an-Nasa’i no. 2357, hadits ini hasan bisa dilihat dalam  “Shahih wa Dha’if Sunan an-Nasa’i” juz 6, hal. 1)

Al-Imam Sirajuddin Ibnul Mulaqqin asy-Syafi’i berkata, “Dan Rasulullah mengkhususkan bulan Sya’ban dengan banyak berpuasa dikarenakan pada bulan tersebut amalan-amalan hamba diangkat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (at-Taudhih, juz 13, hlm. 442)

 

Amalan Bulan Sya’ban Yang Tidak Disyariatkan

Diantara kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh sebagian manusia pada bulan Sya’ban dan dianggap sebagai suatu bentuk ibadah namun tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah adalah mengkhususkan malam Nishfu Sya’ban (tanggal 15 Sya’ban) dengan mengadakan perkumpulan, meramaikan malam tersebut dan melakukan salat berjama’ah pada malam tersebut serta berpuasa pada keesokan harinya. Dan para ulama telah mengingkari kesalahan-kesalahan ini di dalam kitab-kitab mereka, diantaranya adalah para ulama dari kalangan madzhab Syafi’iyyah:

Ibnu Hajar al-Haitami asy-Syafi’i menukilkan ucapan al-Imam asy-Syafi’i di dalam kitabnya “al-Fatawa al-Kubra al-Fiqhiyah” juz 1 halaman 184 sebagai berikut:

“… dan seluruh apa yang diriwayatkan dari hadits-hadits yang masyhur (di masyarakat) tentang keutamaan-keutamaan malam ini (malam Jum’at pertama dari bulan Rajab) dan malam Nishfu Sya’ban adalah batil (tidak shahih), mengandung kedustaan dan tidak ada asalnya …”

Al-Imam an-Nawawi asy-Syafi’i menjelaskan:

“Salat yang dikenal dengan salat Raghaib yaitu sebanyak 12 rakaat yang dilakukan antara waktu maghrib dan isya’ di malam Jum’at pertama pada bulan Rajab dan salat yang dilakukan pada malam Nishfu Sya’ban sebanyak 100 rakaat maka kedua salat ini adalah tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah dan mengandung kemungkaran serta kejelekan …”

Kemudian beliau melanjutkan ucapannya masih pada halaman yang sama:

“… dan janganlah engkau tertipu dengan adanya beberapa hadits yang menyebutkan tentang (disyariatkannya) kedua salat itu, karena sesungguhnya itu semuanya adalah batil (tidak shahih) dan jangan pula tertipu dengan sebagian orang yang tersamarkan atasnya hukum kedua salat tersebut dari kalangan para ulama yang dia membuat tulisan tentang dibolehkannya kedua salat tersebut, maka sesungguhnya yang demikian adalah keliru. Dan sungguh asy-Syaikh al-Imam Abu Muhammad ‘Abdurrahman bin Isma’il al-Maqdisi telah menulis suatu kitab yang sangat berharga tentang tidak disyariatkannya 2 salat tersebut, beliau membahasnya dengan baik dan bagus di dalam kitab tersebut.” (Al-Majmu’ Syarhul Muhadzab, juz 4 hlm. 56)

Ibnu Hajar al-Haitami asy-Syafi’i juga menegaskan:

“Termasuk dari amalan yang tidak diajarkan oleh Rasulullah dan merupakan kejelekan adalah salat Raghaib pada malam Jum’at pertama di bulan Rajab dan salat Nishfu Sya’ban. Dan hadits yang menerangkan tentang kedua amalan tersebut adalah tidak shahih. An-Nawawi dan ulama selain beliau juga telah mengingkari dengan keras kedua amalan tersebut.” (Al-Manhaj al-Qowim juz 1 hlm. 288)

 

Hadits-Hadits Lemah Seputar Sya’ban

إِذَا كَانَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ ؛ نَادَى مُنَادٍ : هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ ، هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَأُعْطِيَهُ ؟ فَلَا يَسْأَلُ أَحَدٌ شَيْئًا إِلَّا أُعْطِيَ ، إِلَّا زَانِيَةٌ بِفَرْجِهَا ، أَوْ مُشْرِكٌ

“Apabila telah tiba malam pertengahan pada bulan Sya’ban (Nishfu Sya’ban) maka ada suara yang menyerukan (Allah): ‘Barangsiapa yang meminta ampun (kepada-Ku) maka akan Aku ampuni dia, Barangsiapa yang meminta (kepada-Ku) maka akan Aku penuhi permintaannya’, maka tidaklah seorang meminta sesuatu (kepada Allah) melainkan akan dipenuhi permintaannya. Kecuali seorang wanita pezina atau orang yang menyekutukan Allah.”

Hadits ini diriwayatkan oleh al-Baihaqi dalam kitab “Syuabul Iman” no. 3836 dari jalan Jami’ bin Shabih ar-Ramli dari Markhum bin ‘Abdul ‘Aziz dari Dawud bin Abdurrahman dari Hisyam bin Hassan dari al-Hasan dari sahabat ‘Utsman bin Abil ‘Ash.

Hadits ini adalah lemah karena di dalam sanadnya terdapat 2 cacat. Yang pertama adalah ‘an’anah-nya seorang rawi yang bernama al-Hasan (al-Bashri) dan dia dikenal sebagai seorang rawi mudallis. Yang kedua adalah kelemahan seorang rawi yang bernama Jami’ bin Shabih ar-Ramli. (Silsilah al-Ahadits adh-Dha’ifah wal Maudhu’ah, juz 14, hlm. 1099)

خَمْسُ لَيَالٍ لاَ تُرَدُّ فِيْهِنَّ الدَّعْوَة : أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ وَلَيْلَةُ الجُمْعَةِ وَلَيْلَةُ الفِطْرِ وَلَيْلَةِ النَّحْرِ

“Ada 5 malam yang tidak akan ditolak doa orang yang berdoa di dalamnya: awal malam dari bulan Rajab, malam Nishfu Sya’ban, malam Jum’at, malam ‘Idul Fithri dan malam ‘Idul Adha.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir dalam kitab “Tarikh Dimasyq” no. 1452 dari jalan Abu Sa’id Bandar bin ‘Umar dengan sanadnya dari Ibrahim bin Abi Yahya dari Abu Qa’nab dari sahabat Abu Umamah.

Hadits ini adalah palsu karena di dalamnya sanadnya terdapat 2 orang rawi yang dikenal sebagai pendusta yaitu Abu Sa’id Bandar bin Umar dan Ibrahim bin Abi Yahya.

Al-Imam Sirajuddin Ibnu Mulaqqin asy-Syafi’i mengatakan, “Tidak ada hadits yang shahih yang menerangkan tentang masalah (pengkhususan) salat pada malam Nishfu Sya’ban.” (at-Taudhih, juz 13, hlm. 445)

Al-Hafizh Zainuddin Abul Fadhl al-‘Iraqi asy-Syafi’i mengatakan, “Hadits tentang pengkhususan salat pada malam Nishfu Sya’ban adalah palsu atas nama Rasulullah dan kedustaan atas nama beliau.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, juz 1, hlm. 190)

Kesimpulan: Para ulama ahli hadits telah meneliti bahwa semua hadits yang menyebutkan tentang keutamaan meramaikan malam Nishfu Sya’ban dengan salat atau yang lainnya dan berpuasa pada siang harinya tidak ada satu pun yang shahih yang dapat dijadikan pegangan untuk beramal.

Sumber : nurussunnah-tegal.net

Sumber : www.darussalaf.or.id/fiqih/amalan-amalan-pada-bulan-syaban/

baca selanjutnya “Amalan-Amalan Pada Bulan Sya’ban”

Jumat, 04 Juli 2014

DOWNLOAD DURUS SYAIKH YASIN AL ADENY

download dars asy-syaikh yasin al-adeny,
kitab aqidatus salaf wa ashabul hadits lil imam ash-shobuny,
di markiz darul hadits, fiyusy, lahj, yaman.

01. pertemuan ke - 1
        UNDUH   

02. pertemuan ke - 2
        UNDUH

03. pertemuan ke - 3
       UNDUH

04. pertemuan ke - 4
       UNDUH

05. pertemuan ke - 5
       UNDUH

baca selanjutnya “DOWNLOAD DURUS SYAIKH YASIN AL ADENY”

Kamis, 29 Mei 2014

DOWNLOAD DURUS AL - FUYUSY

download dars asy-syaikh abul abbas yasin bin ali al-adeny,
kitab syarhus sunnah imam al - barbahary,
markiz darul hadits - fuyusy - lahj - yaman.

01. pertemuan ke - 1
      kamis, 2 rojab 1435 H ( 1 mei 2014 )

02. pertemuan ke - 2
      kamis, 9 rojab 1435 H ( 8 mei 2014 )

03. pertemuan ke - 3     DOWNLOAD

04. pertemuan ke - 4     DOWNLOAD

05. pertemuan ke - 5     DOWNLOAD

06. pertemuan ke - 6     UNDUH

07. pertemuan ke - 7     UNDUH

08. pertemuan ke - 8     UNDUH

baca selanjutnya “DOWNLOAD DURUS AL - FUYUSY”

Minggu, 07 April 2013

DOWNLOAD DAUROH SEHARI BERSAMA AL USTADZ MUHAMMAD UMAR AS SEWED - USHULUS SUNNAH - CIREBON, 26 JUMADIL ULA 1434 H / 7 APRIL 2013



01_ustadz muhammad umar as sewed_ushulus sunnah_sesi 1   UNDUH atau klik di sini atau di sini (7,1 mb)

02_ustadz muhammad umar as sewed_ushulus sunnah_sesi 2   UNDUH atau klik di sini
atau di sini (8,4 mb)

03_ustadz muhammad umar as sewed_ushulus sunnah_sesi 3   UNDUH atau klik di sini atau di sini (7,3 mb) 

04_ustadz muhammad umar as sewed_ushulus sunnah_sesi 4 dan tanya jawab   UNDUH atau klik di sini atau di sini (5,8 mb) 
baca selanjutnya “DOWNLOAD DAUROH SEHARI BERSAMA AL USTADZ MUHAMMAD UMAR AS SEWED - USHULUS SUNNAH - CIREBON, 26 JUMADIL ULA 1434 H / 7 APRIL 2013”

Kamis, 04 April 2013

Cara Menyimak Radio Adh Dhiya FM Cirebon Melalui Perangkat Android, iPhone, dan Blackberry.

Bismillah,
Bagi ikhwah sekalian yang memiliki perangkat dengan sistem operasi Android dan iOS dapat memanfaatkan aplikasi tunein untuk melakukan streaming radio Adh-Dhiya.
Untuk perangkat Android.
1. Download aplikasi   tunein melalui Google Play. Lakukan instalasi.



2. Jika pencarian berhasil maka akan tampak pada hasil pencarian nama radio " adh dhiya FM cirebon ".


3. Lalu pilih, maka tunein akan otomatis melakukan streaming dari server radio Adh-Dhiya.


Untuk perangkat berbasis iOS.
Langkah yang dilakukan hampir sama seperti pada perangkat berbasis Android, tetapi antum download aplikasi tunein di Appstore.
Untuk perangkat Blackberry.
Bagi ikhwah yang  menggunakan perangkat Blackberry dapat men-download aplikasi NuxRadio dari radiointernetindonesia.com di Appworld Blackberry  kemudian lakukan instalasi, selanjutnya lakukan pencarian Radio Adh-Dhiya dengan kata kunci “Radio Adh-Dhiya” atau “Cirebon” [tanda kutip dihilangkan] **perlu diperhatikan bahwa pencarian pada NuxRadio bersifat “Case Sensitive” maka jika ikhwah tidak berhasil menemukan Radio Adh-Dhiya, harap memperhatikan penulisan huruf  besar dan kecil sesuai dengan penulisan berikut: “Radio Adh-Dhiya”.** Saat ini NuxRadio juga tersedia di Google Play untuk pengguna Android.
***PERHATIAN***
Perlu ikhwah perhatikan bahwa untuk menyimak radio Adh-Dhiya melalui perangkat berbasis sistem operasi Android, iOS, dan Blackberry membutuhkan koneksi internet. Oleh karena itu pastikan untuk selalu mengaktifkan langganan paket data, apa pun provider seluler yang antum gunakan sebelum melakukan streaming radio Adh-Dhiya agar pulsa antum tidak terbuang. Kecuali bagi antum yang menggunakan Blackberry.
Demikian semoga bermanfaat.
Bagi ikhwah yang memiliki info lain tentang cara mendengarkan radio adh-dhiya, silahkan tulis di kolom komentar,

Baarokallahu fiikum

sumber :  radiosalafy.blogspot.com
baca selanjutnya “Cara Menyimak Radio Adh Dhiya FM Cirebon Melalui Perangkat Android, iPhone, dan Blackberry. ”

DAUROH SEHARI BERSAMA AL USTADZ MUHAMMAD UMAR AS SEWED cirebon, ahad 26 jumadil ula 1434 / 07 april 2013

BISMILLAH

 
Insya Allah akan di siarkan dan di upload di belajarkenalislam.blogspot.com


baca selanjutnya “DAUROH SEHARI BERSAMA AL USTADZ MUHAMMAD UMAR AS SEWED cirebon, ahad 26 jumadil ula 1434 / 07 april 2013”

Senin, 07 Januari 2013

download lanjutan kajian siroh nabawiyah

093_09_08_2012 Haditsul Ifki  2 ( Berita Dusta )           DOWNLOAD
094_10_08_2012 Kisah Hudaibiyah 1                           DOWNLOAD
095_11_08_2012 Kisah Hudaibiyah 2                           DOWNLOAD
096_12_08_2012 Kisah Hudaibiyah 3                           DOWNLOAD
097_13_08_2012 Kisah perang khoibar                        DOWNLOAD
098_14_08_2012 Kisah perang khoibar 2                     DOWNLOAD
099_15_08_2012 Kembalinya Ja'far dari najasy            DOWNLOAD
100_16_08_2012  Perang Mu'tah                                 DOWNLOAD
baca selanjutnya “download lanjutan kajian siroh nabawiyah”

Minggu, 22 Juli 2012

SPESIAL ROMADHON 1433 H / 2012 ! ! ! . . . Download Kajian Sore Hari Menjelang Ifthor Selama Bulan Romadhon Bersama Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq Ma'had Dhiyaus Sunnah CIREBON

BISMILLAH

Alhamdulillah, Ma'had Dhiyaus Sunnah Cirebon mengadakan kajian intensif selama bulan romadhon bersama Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed.
Kajian ini Insya Allah di laksanakan setiap sore hari sekitar pukul 16.30 WIB bertempat di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq di Ma'had Dhiyaus Sunnah Cirebon, dengan materi pembahasan kitab "Tahdzib Siroh libni Hisyam"

berikut link download-nya :

01. 01 romadhon - 21_07_2012 Peristiwa di Akhir Perang Uhud    Download
02. 02 romadhon - 22_07_2012 Peristiwa di Humaroul Aswad       Download
03. 03 romadhon - 23_07_2012 Kisah Yaumur Roji'                      Download
04. 05 romadhon - 25_07_2012 Kisah Bi'r Ma'unah                      Download
05. 06 romadhon - 26_07_2012 Pengusiran Bani Nadhir               Download
06. 07 romadhon - 27_07_2012 Kisah Perang Dzatur - Riqo'         Download
      ZIYADAH :
      A. khutbah jum'at ustadz muhammad umar as sewed :
      27-07-2012 Peranan Puasa Dalam Meningkatkan Ketaqwaan  Download
      B. acara kesehatan " bincang - bincang bersama dokter asep munandar :
      27-07-2012 Puasa dan Kesehatan                                         Download
07. 08 romadhon - 28_07_2012 Kisah Perang Badar Akhir dan Perang Dumatul Jandal  download
08. 09 romadhon - 29_07_2012 Perang Khondaq                         Download
09. 10 romadhon - 30_07_2012 Perang Khondaq ( bag. 2 )           UNDUH
10. 11 romadhon - 31_07_2012 Perang Khondaq ( bag. akhir )      UNDUH
11. 12 romadhon - 01_08_2012 Perang Bani Quroidzoh                UNDUH
12. 13 romadhon - 02_08_2012 Hukuman Bagi Bani Quroidzoh     UNDUH
13. 14 romadhon - 03_08_2012 Ayat - Ayat Tentang Perang Khondaq UNDUH
      ZIYADAH :
      khutbah jum'at ustadz muhammad umar as sewed :
      03-08-2012 Akhlaqul Karimah                                              UNDUH
14. 15 romadhon - 04_08_2012 Ayat - Ayat Tentang Perang Khondaq ( bag. 2 ) UNDUH
15. 16 romadhon - 05_08_2012 Perang Dzi Qorod                       UNDUH
16. 17 romadhon - 06_08_2012 Perang Bani Mushtholiq              UNDUH
17. 18 romadhon - 07_08_2012 Kisah - Kisah Seputar Perang Bani Mushtholiq UNDUH
18. 19 romadhon - 08_08_2012 Haditsul Ifki ( Berita Dusta )        UNDUH
baca selanjutnya “SPESIAL ROMADHON 1433 H / 2012 ! ! ! . . . Download Kajian Sore Hari Menjelang Ifthor Selama Bulan Romadhon Bersama Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq Ma'had Dhiyaus Sunnah CIREBON”