Jumat, 24 Juni 2011

Saat Bertemu Saudaramu…

Saat Bertemu Saudaramu…

jabatan

Islam adalah agama yang paling sempurna dari segala sisi. Islam mencakup hubungan manusia dengan Allah, sesamanya, bahkan dengan makhluk lainnya. Di antara kesempurnaan Islam adalah mengatur kehidupan seseorang muslim mulai sejak bangun tidur sampai tidur kembali.
Dalam aktivitasnya sebagai manusia, seorang muslim tentunya banyak bergaul dengan sesama. Berikut ini adalah sebagian adab seorang muslim tatkala bertemu dengan saudaranya sesama muslim.

A. Mengucapkan salam, dan lebih disunnahkan mendahului mengucapkan salam. Sebagaimana sabda Rasulullah `, “Orang yang menaiki kendaraan hendaknya mengucapkan salam kepada yang berjalan, orang yang berjalan hendaknya mengucapkan salam kepada yang duduk, dan yang terbaik di antara dua orang yang berjalan adalah yang terdahulu dalam mengucapkan salam” [H.R. Al-Bazzar dan Ibnu Hibban; dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani di dalam Kitab Shahih At-Targhib].
Mengucapkan salam kepada sesama muslim memiliki hikmah yang banyak, di antaranya:
  1. Menunjukkan sikap tawadhu’ (rendah hati) yang merupakan ciri seorang muslim.
  2. Menghilangkan perasaan takut antara orang yang bertemu.
  3. Menumbuhkan rasa saling sayang dan cinta antara keduanya.
  4. Saling mendoakan antara keduanya.
B. Saling berjabat tangan. Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam kitab Adabul Mufrad secara shahih, bahwasanya Anas bin Malik z berkata, “Dahulu para sahabat Nabi ` apabila bertemu mereka saling berjabat tangan, dan apabila  datang dari bepergian jauh mereka saling berpelukan” [H.R. Ath-Thabarani, dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani t].
Berjabat tangan akan menambah kasih sayang sesama muslim. Selain itu, berjabat tangan juga merupakan salah satu sebab diampuninya dosa-dosa. Nabi ` pernah bersabda yang artinya, “Tidaklah ada dua orang muslim yang saling bertemu kemudian berjabat tangan kecuali Allah akan ampuni keduanya sebelum mereka berpisah.” [H.R. Abu Dawud dan At-Tirmidzi; “Shahih lighairih” kata Asy-Syaikh Al-Albani].

C. Bermuka cerah ketika bertemu merupakan sedekah dan kebaikan bagi pelakunya. Rasulullah ` bersabda yang artinya, “Janganlah sekali-kali engkau meremehkan  kebaikan sekecil apapun. Meski hanya dengan bermuka cerah tatkala bertemu dengan saudaramu”. [H.R. Muslim dari sahabat Abu Dzar ].
Demikianlah beberapa adab yang dituntunkan Islam saat bertemu saudaranya muslim. Tentu, banyak hikmah yang bisa terkandung di dalamnya. Semoga kita dapat mengambil pelajaran darinya. Wa billahi taufiq. (Hammam)
sumber : http://tashfiyah.net/?p=566

0 komentar:

Posting Komentar